Entry: Kisah Cinta Di Tempat Itu Friday, April 18, 2008
Kalaulah aku bisa berpuisi.ini akan ku katakan padanya.agar dia tahu.sedalam mana cinta ini.biar dia tahu.biar dia tahu:
mau bicara tentang apa, ya? tentang hati yang sudah hancur? mungkin tentang kejauhan yang aku rasakan dalam diri ini.
mau bilang tentang apa, ya? mungkin tentang cinta yang tak kesampaian.
oh.
semalam ketika aku berjalan untuk pergi ke tempat itu tempat di mana kita berpegangan tangan kali pertama pada malam itu dengan penuh rasa sentimental hatiku berkata:
"hey, jiwa, kau nampak tak pandangan dia?"
di tempat itu kau pegang tanganku di tempat itu kau belaikan cintaku tapi di hari itu kau berada di tempat itu bersama teman baru
aku mulanya tak mau tunjukkan diri aku di depan muka kamu tapi kerana kehancuran jiwa ini melihatkan tangan kamu pada tangannya wajahmu yang memandang dia pandangan itu sebenarnya 'tuk siapa?
dulu kau katakan senyum itu milik aku dulu kau katakan tangan itu milik aku dulu kau katakan setiap langkahmu kau akan mengingatkan aku dulu kau katakan cintamu milik aku
tapi di tempat itu kau pegang tangannya kau lafazkan cinta di tempat itu kau petik bintang & kau kau hulurkan pada jarinya jari itu bukan milik saya jari itu bukannya milik saya
sayang, dulu kau pernah janjikan bulan itu kau akan beri pada pada aku dan pernah juga aku gantungkan bulan itu di dalam bilik setiap malam ku pandang setiap malam ku lihatkan setiap malam ku raungkan setiap malam ku ceritakan setiap malam ku katakan:
"hey, bulan, cintaku hanyalah kepadanya"
tapi sekarang tanganmu pada siapa hancur hatiku, sayang, melihat kau di situ hancur hatiku, sayang, melihat janji-janji kamu